Pengamanan ini bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan melalui penerapan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.
Berdasarkan rencana pengamanan, massa akan berkumpul di Jalan Basuki Rahmat, kemudian bergerak menuju Jalan Teuku Umar, dan melanjutkan penyampaian aspirasi di Mapolrestabes Surabaya.
Adapun rute yang diperkirakan akan dilalui massa meliputi Bundaran Waru – Jalan Ahmad Yani – Jalan Wonokromo – Jalan Raya Darmo – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Basuki Rahmat – Jalan Embong Gayam – Jalan Panglima Sudirman – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Pandegiling – Jalan Teuku Umar.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Satlantas telah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas di beberapa titik. Di kawasan Jalan Basuki Rahmat, arus kendaraan dari Jalan Raya Darmo sisi selatan menuju Jalan Urip Sumoharjo dialihkan melalui Jalan Dr. Soetomo. Kendaraan dari Jalan Raya Darmo menuju Jalan Basuki Rahmat diarahkan ke Jalan Pandegiling sisi barat, sedangkan arus dari Jalan Panglima Sudirman menuju Jalan Basuki Rahmat diluruskan menuju Jalan Urip Sumoharjo.
Di kawasan Jalan Teuku Umar, kendaraan dari Jalan Pandegiling maupun Jalan RA Kartini menuju Jalan Teuku Umar diarahkan ke Jalan Imam Bonjol. Sementara arus dari Jalan Cokroaminoto dan Jalan Sam Ratulangi menuju Jalan Teuku Umar dialihkan melalui Jalan Pandegiling dan Jalan RA Kartini. Apabila massa menggunakan seluruh badan Jalan Pandegiling sisi barat, petugas akan menerapkan pengalihan tambahan menuju Jalan Raya Darmo dan Jalan RA Kartini.
Sementara di kawasan Mapolrestabes Surabaya, kendaraan dari Jalan Rajawali menuju Jalan Jembatan Merah maupun Jalan Branjangan akan diluruskan ke Jalan Kembang Jepun. Arus dari Jalan Sriti menuju Jalan Cendrawasih dialihkan ke Jalan Merak, sedangkan kendaraan dari Jalan Gatotan menuju Jalan Sikatan akan diarahkan melalui Jalan Kepanjen.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai pelaksanaan aksi, rekayasa lalu lintas, serta jalur alternatif akan terus disampaikan kepada masyarakat melalui media sosial resmi dan kanal informasi milik Satuan Lalu Lintas.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengikuti informasi resmi yang kami sampaikan melalui media sosial maupun media sosial Polantas. Langkah ini dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan lancar selama aksi berlangsung," ujar petugas.
Di sisi lain, Pewarta Integritasnews.my.id, Ifa, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kota Surabaya tetap aman dan kondusif.
"Perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, kepentingan masyarakat luas juga harus menjadi perhatian bersama. Mari saling menghormati, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mematuhi arahan petugas agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan damai tanpa mengganggu aktivitas masyarakat," tutur Ifa.
Situasi arus lalu lintas dan perkembangan aksi akan terus dipantau oleh aparat kepolisian. Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi agar dapat menghindari titik-titik kepadatan dan memilih jalur alternatif selama kegiatan berlangsung.
Pewarta: Ifa
